TRISULA

Tersebutlah Nararya Sanggramawijaya, pendiri dan raja pertama kerajaan Majapahit. Setelah berhasil menghancurkan Jayakatwang dan mengusir tentara Tartar, maka beliau dinobatkan sebagai raja Majapahit  yang pertama dengan mempergunakan gelaran/abhiseka Sri Kertarajasa Jayawarddhana.
Arti dari pada nama gelar tersebut (disebutkan dalam prasasti tahun 1305, bagian kedua) adalah kerta berarti beliau memperbaiki pulau Jawa dari kekacauan yang ditimbulkan oleh penjahat-penjahat dan menciptakan kesejahteraan bagi rakyat, rajasa berarti beliau berjaya mengubah suasana gelap menjadi suasana terang-benderang karena kemenangan atas musuh-musuhnya, jaya  mengandung arti beliau mempunyai lambang kemenangan berupa senjata tombak berujung mata-tiga (trisula-muka), dan warddhana mengandung arti beliau menghidupkan segala agama, melipat-gandakan hasil bumi terutama padi demi kesejahteraan rakyat.

Berikut ini adalah foto senjata Trisula tersebut.

Foto Trisula

Di dalam agama Hindhu, Trisula ini adalah merupakan senjata Dewa Siwa, yang merupakan dewa  tertinggi. Didalam lambang kerajaan Majapahit, terdapat satu dewa utama yang dikelilingi oleh delapan dewa lainnya seturut arah mata angin. Dewa-dewa ini diatur dalam posisi : Tengah Siwa, Timur Iswara, Barat Mahadewa, Utara Whisnu dan Selatan Brahma, Timur Laut Sambhu, Barat Laut Sangkara, Tenggara Mahesora, Barat Daya Rudra. 
Di dalam kepercayaan keJawen, Dewa Siwa ini disebut juga dengan Bhatara Guru, yang memiliki kendaraan berupa Lembu Andini.